JENIS DAN MACAM-MACAM KAMBING PERAH

Diposting oleh Tiyo pada 21:19, 23-Jul-11

JENIS DAN MACAM-MACAM KAMBING PERAH

KAMBING ALPINES


Adalah jenis kambing yang berasal dari pegunungan Alpine, Perancis. Jenis kambing ini tersebar di negara Perancis, Swiss dan Amerika. Jenis yang paling besar dilihat dari bentuk dan besarnya nilai produksi adalah jenis yang dibawa ke Amerika.

Warna bulu kambing ini adalah putih murni melalui nuansa warna coklat kekuningan, abu-abu, cokelat, hitam, merah, menggertak, belang-belang, atau berbagai bayang-bayang atau kombinasi dari warna-warna ini.

alpines2 Kambing Alpines

Kedua jenis kelamin umumnya berambut pendek, tapi biasanya betina memiliki rambut panjang sepanjang tulang belakang.Janggut juga dapat ditemukan pada jenis kelamin Jantan . Telinga dalam Alpine harus berukuran sedang, bertekstur halus, dan lebih tegak.

Ukuran kambing alpines adalah : Betina : tinggi sekitar 30 inchi, berat 135 ponds. Jantan : tinggi sekitar 34-44 inchi, berat : 170 ponds.

Kambing betina adalah penghasil susu yang baik untuk anaknya karena jenis ambing yang berbentuk kerucut menyerupai dot. Sehingga anak kambing sangat mudah untuk menyusu.

alpines 3 300x264 Kambing Alpines

Walaupun aslinya hidup di daerah yang dingin tapi jenis kambing alpines sangat mudah berdaptasi dan berkembang biak di jenis cuaca tempatnya hidup.

Warna kambing alpine dijelaskan dengan menggunakan istilah-istilah berikut:

  • Cou Blanc – (coo blanc) secara harfiah “leher putih” – putih perempat depan dan bagian belakangnya hitam hitam atau abu-abu dengan tanda di kepala.
  • Cou Clair – (coo clair) Secara harfiah “jelas leher” – kuartal depan adalah tan, kunyit, off-putih, atau bayangan abu-abu dengan bagian belakangnya hitam.
  • Cou Noir (coo nwah) secara harfiah “leher hitam” – Black perempat depan dan bagian belakangnya putih.
  • Sundgau – (sundgow) hitam dengan tanda putih seperti bagian bawah bodi mobil, garis-garis wajah, dll
  • Pied – melihat atau berbintik-bintik.
Chamoisee – (shamwahzay) cokelat atau teluk – karakteristik tanda-tanda wajah hitam, dorsal stripe, kaki dan kaki dan kadang-kadang Martingale berjalan di atas layu dan turun ke dada. Spelling for male is chamoise. Ejaan untuk laki-laki adalah chamoise.
  • Dua-nada Chamoisee – lampu depan perempat cokelat atau abu-abu dengan bagian belakangnya. Ini bukan cou cou blanc atau clair sebagai istilah-istilah ini disediakan untuk binatang dengan kaki belakang hitam.
  • Broken Chamoisee – chamoisee patah yang solid dengan warna lain dengan menjadi banded atau memercikkan, dll
  • Setiap variasi dalam pola-pola di atas rusak dengan putih harus dijelaskan sebagai pola patah seperti patah cou blanc.


KAMBING HITAM ANATOLIA


Kambing ini berkembang biak daerah anatolia, turki, dikembang biak kan sebagai kambing perah, potong atau pedaging dan diambil serat atau bulunya. kambing jenis ini termasuk jenis kambing yang berasal dari daerah Suriah

anatolianblack web1 202x300 Kambing Hitam Anatolia


KAMBING ANGLO NUBIAN (DAN PEDAGING )


Kambing Anglo Nubian dikembangkan di Inggris, di Amerika dikenal dengan nama Nubia KambingAnglo Nubian ini hasil dari persilangan antara Kambing asal Afrika dengan kambing asal  India.

Kambing Anglo Nubian merupakan kambing serba guna, berguna sebagai kambing perah dan kambing potong yang  diambil daging atau , susunya . Jenis Ini bukan produsen susu yang baik namun memiliki rata-rata  kandungan lemak mentega yang tinggi (antara empat dan lima persen).  Musim kawin Kambing Anglo Nubian lebih lama daripada kambing keturunan Swiss sehingga memungkinkan untuk menghasilkan susu sepanjang tahun.

anglonu 1 Kambing Anglo Nubian

Kambing Anglo Nubian ini paling cocok untuk diterrnakkan di daerah yang panas. Karena merupakan kambing yang dapat digunakan sebagai kambing perah dan kambing potong banyak negara yang telah menggunakan jenis kambing Anglo Nubian ini untuk proses Grading Up ( proses memperbaiki keturunan ) hasil susu dan daging dari kambing keturunan lokal

Kambing Anglo Nubian adalah kambing perah yang menghasilkan susu dengan jumlah lumayan banyak dan dapat diperah dalam jangka waktu yang lama, selain itu juga dapat digunakan sebagai kambing potong. Hal tersebut yang menjadikan menternakkan kambing jenis ini sangat bagus prospeknya. Kambing ini dinamakan Nubia karena awalnya ditemukan di daerah timur laut Afrika, Arab dan India.  Peternak dari Inggris mengimport kambing ini pada tahun 1895 untuk dikembangkan lebih lanjut di negaranya. Kambing yang merupakan kambing dual purpose ini disebut Nubia di Amerika.

anglonu 2 216x300 Kambing Anglo Nubian

Penampilan jenis kambing Anglo-Nubian dianggap sebagai “aristokrat” kaarena telinga yang panjang, terjumbai dan tergantung dekat kepala dan membawa jelas hidung romawi dan selalu berambut pendek.

Kambing Anglo nubia mempunyai banyak kombinasi warna, namun yang umum adalah merah hitam dan coklat biasanya datang dengan kombinasi dengan warna putih. Jenis kambing Anglo Nubian jantan memiliki rambut yang pendek di bagian dada, punggung dan paha

anglonu 3 Kambing Anglo Nubian

Kambing betina memiliki bagian ambing yang besar dan terjumbai, jika dibandingkan dengan kambing keturunan swiss atau eropa, jumbai pada ambingnya lebih panjang. Susu yang dihasilkan memang lebih sedikit dibandingkan dengan kambing keturunan swiss namun memiliki kadar lemak susu ( butterfat ) yang lebih tinggi.

Kambing betina memiliki tinggi kira-kira 76cm  beratnya sekitar 60 kg, sedangkan yang jantan tingginya mulai 88cm dan beratnya 78 kg. Bagian kepala berkembang dengan karakteristik yang khas, profil wajah diantara mata dan moncongnya sangat cembung. Mempunyai telinga yang panjang yang terjumbai lebih dari moncongnya namun tidak lebar dan tidak melipat seperti kambing Ettawa, bentuk telinganya tersebut agak kaku.  Rambut kepalanya halus dan mengkilap.

anglo nubian 7 300x228 Kambing Anglo Nubian


KAMBING APPENZEL


Kambing ini berbulu putih dengan  bulu yang panjangnya sedang, memiliki perpaduan anggota tubuh yang baik. Bentuk tubuh yang lebih lebar dan lebih kecil dibandingkan kambing saanen. Jantan tingginya berkisar 75-85cm berat 65kg sedangkan betina 70-80cm berat 45kg.

Appenzeller 1 Kambing Appenzell

Kambing ini berkembang biak di Negara Swiss, daerah sebaran nya sekitar Canton Appenzell, St.Gallen (Togeburg), di Canton Zurich dibiakkan jenis salah satu jenis Appenzell yang merupakan hasil dari persilangan antara Appenzell dengan Saanen. Saat ini jumlahya sangat sedikit.

appenzeller 2 Kambing Appenzell

Kandungan Susu pada periode menyusui hamper sama dengan kambing jenis lain yaitu: 700-800kg, Lemak 2,9%, protein 2,7% , durasi laktasi 270 hari.


KAMBING ARGENTATA


Kambing Argentata dari sekitar Gunung Etna di bagian timur sisilia dan daerah penyebaran nya ada sekitar di Provinsi Catania, Messina, Enna, dan  Palermo. Asal Usul jenis ini sangat tidak dikenal dan sekarang sudah menjadi sangat langka

argentata 2 300x217 Kambing Argentata

Namanya yang diterjemahkan Sebagai Argentata Perak diambil dari warna bulunya, yaitu percampuran antara putih dan abu-abu hitam. Jenis kambing ini adalah kambing yang diambil susunya dan secara tradisioal susunya diperah untuk bahan pembuatan keju dari timur Sisilia.


KAMBING BHUJ ( KAMBING PERAH DAN KAMBING POTONG )


Kambing bhuj ini uga dikenal dengan nama Bhuj Brasileira


bhuj 1 Kambing Bhuj

Kambing Bhuj ini diketemukan di daerah tenggara Brazil. Kambing ini adalah kambing multi fungsi, yang berfungsi sebagai kambing perah yang diambil susu dan Kambing potong yang diambil dagingnya. Kambing ini biasanya berwarna hitam dengan sedikit warna putih di bulunya. Bentuk hidung kambing Bhuj ini convex, atau dikenal juga dengan bentuk “roman nose” , bentuk yang sama dengan bentuk hidung kambing ettawa.

Asal kambing ini adalah dari kambing jenis Kutchi di India


KAMBING BIONDA DELADAMELLO


The “Bionda dell ‘Adamello” adalah kambing lokal dari Italia utara Region Lombardia. Namanya diambil dari warna rambutnya. Bionda dalam bahasa Italia berarti Fair – dan dari gunung “Adamello” yang merupakan bagian dari Pegunungan Alpen Italia. Mereka termasuk dalam populasi kambing yang disebut kambing Alpine, dari mana, selama bertahun-tahun, banyak keturunan kambing  berasal, dan hari ini masih tinggal di daerah Alpen Eropa.

bAdamello 2 Kambing Bionda dellAdamello

Pada awal perkembangannya kambing ini merupakan jenis kambing yang menyebar luas di kawasan Val Camonica-Region Lombardia, district of Brescia, Italia Utara-seperti banyak foto dan saksi-saksi lisan mengkonfirmasi kehadirannya. Hari ini, kambing jenis  “Bionda dell’Adamello” masih dibesarkan terutama di lembah ini dan secara keseluruhan terdapat 40 kelompok yang berjumlah hampir 1.200 kambing di Lombardia.

bAdamello 3 Kambing Bionda dellAdamello

Pembiakan:  kambing jenis Bionda dell ‘Adamello biasanya dibesarkan dalam kawanan kecil 15 hingga 20 hewan. Kambing ini merupakan kambing perah yang diambil susunya, susunya tersebut merupakan bahan untuk produksi keju, dilaksanakan setelah penyapihan anak-anak. Di musim dingin hanya-dari November sampai Maret-binatang yang disimpan di lumbung pangan, kalau tidak mereka merumput di dataran tinggi untuk sisa tahun.

bAdamello 4 169x300 Kambing Bionda dellAdamello

Rambut kambing ini sangat panjang dan warnanya cokelat muda, sangat lurus, telinga berwarna putih serta kedua paha di bawah keadaan berhutang dan lutut, bagian dalam paha dan perut. Karakteristik terakhir ini membuat jenis ini berbeda dari dunia lain luas perlombaan, Toggenburg. Dalam rangka untuk milik Bionda dell ‘Adamello breed standar, kambing harus memiliki dua paralel strip putih pada moncong.


KAMBING PYGMY


Kambing Pygmy merupakan penghasil susu kambing yang mantab, karena hasilnya banyak dan kontinyu sepanjang Tahun.

images3 Kambing Pygmy





Kambing jenis ini tidak biasa dipelihara untuk diambil dagingnya atau susunya, walaupun daging dan susu kambing yang dihasilkan bisa dan layak untuk dikonsumsi manusia.

images Kambing Pygmy

anak kambing pygmy


Kambing ini relative lebih kuat dan tahan terhadap cuaca jika dibandingkan kambing jenis lain yang ukurannya lebih besar, mereka dapat berkembang biak secara alamiah hampir sepanjang tahun.

index1 Kambing Pygmy

anatomi kambing pygmy


Karena ukurannya yang kecil maka kambing ini sering dijadikan sebagai hewan peliharaan.


KAMBIN SAANEN


Kambing Saanen, namanya diambil dari daerah asalnya, yakni di lembah Saanen, Negara Swiss. Kambing Saanen ini adalah kambing yang di pelihara atau diternakkan untuk diambil susunya.

Wallace saanens 300x199 Kambing Saanen


Kambing Saanen ini adalah jenis kambing perah yang tubuhnya termasuk besar. Dimana jenis jantan nya bisa mempunyai berat kira-kira  90 kg dan betina  60kg. Jantan tingginya kira-kira 90cm, sedangkan betina 80 cm. Berat lahir anak kambing saanen adalah 3 kg untuk jantan dan 3.3 kg untuk betina.


Kambing Saanen betina memproduksi susu sampai dengan 3.8 liter per hari.Kandungan lemak susunya bisa mencapai 2.5% – 3%. Sama dengan kambing Alpines, kambing saanen ini dipelihara sebagai kambing perah yang popular di Eropa. Per tahun nya kambing saanen betina dapat menghasilkan anak 1 – 2 ekor.


Kambing saanen memiliki perilaku yang tenang dan kalem. Karena itulah kambing saanen sangat mudah untuk dipelihara. Kadangkala kambing saanen ini juga sering ditampilkan dalam pertunjukan sirkus, untuk memainkan atraksi atraksi kecakapan.

saanen.jpg Kambing Saanen

Warna bulu yang popular adalah putih, kadangkala juga bisa dijumpai kambing saanen berwarna krem. Tulang yang panjang dan besar adalah salah satu ciri khasnya, Telinganya tegak, hidung lurus, Jantan dan betina biasanya memiliki janggut – sering kali janggut ini dipangkas dalam pertunjukan, baik jantan ataupun betina memiliki tanduk.


Kambing perah ini sensitive terhadap sinar matahari yang berlebihan, kondisi kesehatan yang terbaik dicapai jika kambing hidup di daerah dingin. Dianjurkan untuk memberikan naungan agar terhindar dari mataharai dan embun yang berlebihan.

Dam Daughter 2007 300x219 Kambing Saanen

Mereka biasanya makan rerumputan, jerami dan biji-bijian ,minum kira-kira 3liter air setiap harinya. Penyebarannya sudah mencapai berbagai belahan dunia, Inggris, Amerika, Australia bahkan Indonesia. Di tempat tempat tersebut Kambing Saanen disilangkan lagi di Inggris disilangkan dengan kambing setempat dan dihasilkan jenis British Saanen. Di Indonesia disilangkan dengan jenis Peranakan Ettawa. Di Selandia baru ada jenis kambing Sable, yang juga merupakan keturunan dari kambing Saanen.



KAMBING TOGGENBURG


Kambing Toggenburg adalah kambing perah yang ditemukan dan berkembang biak di lembah Toggenburg, Swiss. Kambing Toggenburg memiliki bentuk tubuh yang sedang dan memiliki produksi susu yang jumlahnya tidak banyak jika dibandingkan kambing perah lainnya seperti misalnya kambing Saanen, Anglo Nubian, Argentata atau Bionda DelAdamello.  Kandungan lemak susu ( butterfat ) nya pun termasuk rendah , hanya sekitar 2-3 %, sedangkan kadar protein nya 2,8%

883 300x297 Kambing Toggenburg

Kambing perah ini memiliki warna seragam dan jarang yang memiliki beberapa warna sekaligus dalam satu tubuh.  Warnanya mulia dari coklat keuningan sampai coklat tua gelap. Pada bagian kepala memiliki warna putih demikian juga pada bagian telinga dan kakinya ( mulai dari bagian lutut ke bawah ).

Kambing ini memiliki tanda putih yang berbeda: telinga putih dengan bercak gelap di tengah; dua garis putih di wajah dari atas masing-masing mata untuk moncong; kaki belakang putih dari hocks untuk kuku; kaki depan dari lutut ke bawah putih dengan garis gelap di bawah lutut diterima , sebuah segitiga putih di kedua sisi ekor.

lollee 300x222 Kambing Toggenburg

Produksi susu dapat maksimal jika kambing ini dikembang biakkan pada suhu atau cuaca yang dingin.  Memilik waktu laktasi sekitar 5 bulan atau 257 hari.  Untuk memproduksi susu secara maksimal kambing ini harus dikandangkan dan tidak dibiarkan berkeliaran di padang rumput secara bebas. Jika diperah terus selama 365 hari maka akan didapatkan jumlah susu 2-4liter.harinya.

220px Toggenburger Kambing Toggenburg

Kuku kambing harus rutin dipotongs etiap 4 – 8 minggu sekali. Mereka memerlukan pakan yang mengandung 12-18% protein agar bisa berkembang biak secara maksimal. Tidak dperkenankan yang mengandung Urea karena sangat mempengaruhi pencernanaan mereka.  Mereka memerlukan air yang cukup, dan harus selalu tersedia di sekitaan mereka.

Kambing Toggenburg jantan sudah dapat dikatakan dewasa sejak umur 7 bulan dan siap kawin. Sedangkan betinanya mulai umur 7 – 8 bulan.

barbies and maiseys 300x251 Kambing Toggenburg

Kambing Toggenburg adalah salah satu kambing perah yang sudah sejak lama dikenal manusia, dapat dibilang termasuk yang tertua. Sudah  mulai diperah sejak tahun 1600. Kambing perah ini sudah menyebar ke seluruh dunia, bahkan sudah masuk ke Amerika sejak tahun 1853.

Kambing Toggenburg yang baik haruslah memiliki badan yang kompak. Memiliki tubuh yang tidak terlalu tinggi. Ambing susunya lumayan besar namun tidak menjuntai kebawah, kencang. .Bulunya pendek dan halus.  Bentuk kepalanya lurus atau dishes. Telinganya tegak kea rah atas.  Berat kambing Toggenburg dewasa rata-rata sekitar 55 kg. Perilakunya tenang dan ramah sehingga banyak juga dijadikan hewan peliharaan.


sumber: http://infoternak.com
sbo468.gif

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar